Obat Alami Untuk Impotensi

Masalah gangguan  fungsi yang terjadi pada organ seksual pria salah satunya adalah impotensi atau lemah syahwat. Impotensi adalah ketidakmampuan pria untuk mempertahakan ereksi penisnya yang biasanya berlangsung saat koitus atau melakukan hubungan seksual. Biasanya impotensi ini bukanlah penyakit namun adalah suatu gangguan atau suatu kelainan yang biasanya diangap sebagai  suatu penyakit oleh masyarakat luas.

Penyebab dari gangguan impotensi ini disebabkan oleh beberapa hal yakni karena cacatnya suatu organ atau ada suatu kerusakan organ. Penyebab lainnya adalah karena penyakit kencing manis atau diabetes yang biasanya mengalami masalah komplikasi. Dan penyebab terakhir biasanya disebabkan karena ganguan psikis atau gangguan psikologi misalnya adalah gangguan emosional, stress, perasaan jengkel dan juga karena  rasa rendah diri, bosan atau perasaan cemas berlebihan. Obat alami untuk impotensi salah satunya adalah adas.

Cara membuat obat alami untuk impotensi dengan bahan alami daun adas adalah dengan cara seperti ini :
Campurlah 10 gram adas, 25 g pulosari, 10 g bawang putih, 25g merica, dan 25 g kunyit menjadi satu. Tumbuklah hingga halus bahan-bahan tersebut dan kemudian ditambah denngan air panas secukupnya saja  sehingga terbentuk larutan. Kemudian tambahkan dengan 1 sendom makan murni madu, 2 butir kuning telur ayam kampung dan kemudian aduklah hingga arata. Minumlah ramuan ini 2-3 jam setelah makan malam dan lakukanlah 1 kali selama  sebulan.

Bahan lain sebagai obat alami untuk impotensi adalah dengan menggunakan bahan Barucina. Khasiat dari biji barucina ini untuk penyakit lemah syahwat atau impotensi. Selain itu juga penyakit lemah syahwat ini bisa dilakukan dengan pencegahan. Pencegaha yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya masalah impotensi atau lemah syahwat ini adalah dengan beberapa cara seperti membangun rasa kepercayaan diri bahwa kelemahan pada impotensi atau lemah syahwat ini sementara jika terjadi pada gangguan psikis maka hal ini bisa diatasi. Jangan mengonsumsi minuman yang beralkohol, karena hal ini bisa menyebabkan menurunnya suatu kemampuan dalam melakukan hubungan seksual yang norma. Hindari stress, dan cemas yang berlebihan, depresi berat dan juga menjalankan pola hidup yang sehat.

Posted in Impotensi, Penyebab Impotensi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Obat Impotensi Pada Pria

obat-impotensiKadang kala terdapat masalah yang menghalangi sperma mencapai vagina. Penyebab utama dari masalah tersebut mungkin salah satu terbesarnya adalah impotensi, tetapi bisa juga disebabkan adanya kerusakan pada saluran reproduksi pria yang merupakan akibat dari penyakit seksual atau alasan lainnya.

Impotensi dan masalah ereksi mungkin bisa diatas dengan berbagai pengobatan medis. Namun, tak selamanya pengobatan medis mampu mengatasi atau mengobati impotensi. Impotensi pada pria lebih sering dikaitkan dnegan masalah fisik yang bisa cukup serius, misalnya penyakit jantung, penyempitan pembuluh darah, diabetes dan tekanan darah tinggi. Bahkan beberapa diantaranya pria yang mengalami impontesi juga dapat disebabkan oleh seringnya mengkonsumsi obat-obatan penambah gairah seksual yang menyebabkan komplikasi atau efek samping jangka panjang pada ketergantungan dan impontesi berat. Umumnya, obat jenis viagra kimia yang mudah dibeli di berbagai toko obat dengan jangkauan harga yang cukup murah dan terjangkau.

Impotensi pada pria diderita oleh 50% pria yang telah aktif secara seksual, serta bersifat transien. Gangguan seksual seperti impotensi ini hampir 90% disebabkan oleh faktor psikologis dan 10% oleh faktor organ vital pria itu sendiri.

Pria perokok, penderita darah tinggi, penderita penyakit gula, orang yang kegemukan, orang yang mengalami peningakatan kadar kolesterol dalam darah, penderita stres dan sebagainya cenderung lebih mudah mengalami impotensi.

Impotensi pada pri merupakan ketidakmampuan pria dalam mempertahankan ereksi penis, ereksi penis terlalu lemah, cepat loyo dan tidak tahan lama. Impotensi pastinya membuat seorang pria merasa tidak percaya diri, merasa tidak lagi mampu memberikan kepuasan dalam hubungan seksual dengan pasangan wanitanya. Padahal, usia masih cukup muda, masalah impotensi tidak hanya terletak pada pria yang berusia lanjut saja.

Meski kebanyakan kasus yang terjadi impotensi pada pria terjadi pada usia lanjut. Beberapa pria yang masuk dalam usia diatas 40 tahun keatas, beberapa diantaranya masih ada yang memiliki keinginan atau hasrat seksual yang tinggi namun sering kali dihalangi oleh ketidakmampuan pria dalam mempertahankan ereksinya lebih kuat dan tahan lama.

Konsumsi berbagai obat-obatan seperti viagra, obat peningkat libido seksual atau gairah seksual dan obat kuat tahan lama yang banyak dijual dipasaran atau toko-toko obat yang dijual secara bebas dan merk dengan harga terjangkau, jenis obat kuat yang kita kenal adalah pil biru.

Banyak pria yang mengkonsumsi pil biru sebagai obat instan dalam membantu meningkatkan kemampuan seksual pria, namun di sisi lain efek samping siap menghantui seperti sakit kepala, jantung berdebar kencang dan pandangan mata terlihat rabun atau samar.

Impotensi yang dialami pria dikategorikan menjadi 3 bagian yakni impotensi ringan, impotensi sedang dan impotensi berat. Impontesi ringan dan sedang umumnya mudah untuk diobati dan diatasi dan hanya dengan melakukan beberapa terapi dan perubahan gaya hidup kembali pada pola makan dan pola hidup yang sehat. Namun, berbanding jauh ketika seorang pria mengalami impontesi berat. Banyak hal yang harus dilakukan pria untuk mengatasi dan mengobati impotensi berat yang dideritanya, jika masih menginginkan keharmonisan dalam hubungan suami-istri maupun dalam kehidupan rumah tangga.

Keharmonisan rumah tangga dan hubungan seksual dibangun dari kepercayaan dan kemampuan pria maupun wanita dalam memberikan pelayanan seksual yang mengesankan dan menyenangkan. Keharmonisan hubungan seksual banyak bertumpu pada pria. apabila impotensi yang diderita tidak bisa diobati, inseminasi buatan bisa menjadi salah satu alternatif atau dengan bantuan terapi herbal dengan menggunakan berbagai tetumbuhan dan rempah sebagai bahan obat alami dan tanpa efek samping untuk mengobati impotensi pada pria.

Posted in Impotensi, Penyebab Impotensi | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Perokok Lebih Mungkin Terkena Impotensi

Laki-laki yang merokok lebih dari 20 batang dalam seharinya tampaknya akan mengalami impotensi 40% lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok, laporan hasil penelitian.

Peneliti sudah menemukan satu hubungan yang kuat antara jumlah rokok yang di hisap dengan tingkat kesulitan mencapai ereksi.

Lebih dari 8.000 laki-laki di Australia yang berusia antara 16 dan 59 tahun dinilai problem ereksi yang mereka alami.

Lebih dari seperempat dari mereka adalah perokok, satu dari 5 partisipan tersebut merokok kurang dari 20 batang per harinya, dan hanya 6% dari mereka yang merokok lebih dari 20 batang per harinya.

Ketika dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok, mereka yang merokok kurang dari 20 batang perharinya, lebih dari 24% dilaporkan sulit melakukan ereksi, sedangkan mereka yang yang merokok lebih dari 20 batang perharinya dilaporkan sebesar 40% mengalami kesulitan ereksi.

Penelitian ini dilakukan oleh Australian Study of Health dan dipublikasikan oleh Tobacco Control, dari British Medical Journal.

Posted in Impotensi, Penyebab Impotensi | Tagged , , , , , | Leave a comment

Penyebab Impotensi

Terjadinya impotensi dapat terjadi karena :

1. Gangguan fisikologis

Gangguan fisikologis yang sering kali terjadi antara lain seperti gangguan syaraf, gangguan hormonal, trauma, pemakaian obat-obat tertentu (narkoba, seperti ganja dan opium), merokok, efek samping dari pengobatan (depresi, tekanan darah tinggi), penyempitan pembuluh darah, trauma karena operasi (menyebabkan sirkulasi darah ke buah zakar terjadi dengan buruk), rusaknya sumsum tulang belakang (trauma medulla spinalis), pembengkakan prostat, rusaknya syaraf akibat penyakit kelamin, dan pembengkakan syaraf-syaraf yang terjadi karena difteria. Pada kasus umum, impotensi yang dipicu masalah fisik sering mengakibatkan terganggunya atau merusak aliran darah. Pada kenyataannya hampir sebagian besar kaum pria pernah gagal mengalami ereksi dalam hidup, walau hanya sesaat yang biasanya sering terjadi jika mereka sedang kelelahan, stres, atau mengkonsumsi alkohol.

2. Gangguan psikologis

Gangguan psikologis seperti perasaan stres, terburu-buru, ketakutan, cemas terhadap sesuatu, rasa bersalah, depresi, maupun obat anti depresan yang sedang dikonsumsi. Jika seorang pria masih dapat ereksi setiap pagi, dan melakukan masturbasi sampai klimaks, berarti impotent yang mereka alami hanya karena masalah psikologis.

3. Gabungan antara gangguan fisikologis dan psikologis

Banyak pria mengalami impotensi karena gabungan antara masalah fisik dan psikologis. Rasa stres dan tertekan membuat keadaan tersebut semakin bertambah buruk. Apalagi didukung dengan kebiasaan para pria yang sering menyimpan dan merasa malu untuk menceritakan masalah yang tengah mereka alami dengan orang lain.

4. Kelebihan dan kekurangan zat atau fungsi suatu organ

5. Tersumbatnya darah dari dan menuju buah zakar

6. Penyakit lain

TBC, malaria, dan kencing manis (diabetes mellitus) dapat mempengaruhi terjadinya impotensi.

7. Pendidikan dan pengertian sex yang negatif

Berpendapat bahwa sex merupakan perbuatan kotor dan berdosa.

8. Faktor-faktor lain

Jika seseorang hanya dapat ereksi jika berhubungan dengan wanita yang memiliki kedudukan dalam bidang sosial dan ekonomi. Atau seseorang yang memiliki konstruksi tubuh kurang kuat.

Posted in Impotensi, Penyebab Impotensi | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Jenis Impotensi

Hubungan seksual penting dalam pernikahan. Banyak orang berpendapat, dengan melakukan hubungan seksual, maka akan terbentuk hubungan emosional yang lebih erat di antara pasangan, sehingga sering dikaitkan dengan keharmonisan sebuah keluarga.

Impoten atau disfungsi ereksi merupakan ketidakmampuan seorang pria untuk ereksi atau mempertahankan ereksi. Jenis-jenis impotensi :

1. Impotensi primer

Terjadi jika keluhan impotensi sudah ada sejak awal saat seseorang melakukan hubungan seksual (pada pengalaman pertama).

2. Impotensi sekunder

Terjadi jika keluhan impotensi timbul pada seseorang yang sebelumnya tidak mengalami keluhan impotensi.

3. Impotensi absolute

Terjadi jika keluhan impotensi terjadi secara terus menerus, tanpa memandang waktu, tempat, dan pasangannya.

4. Impotensi selektif

Terjadi jika keluhan impotensi timbul pada wanita tertentu. Baik pada istri ataupun wanita lain.

Posted in Impotensi | Tagged , , , , , , | Leave a comment